Produser The Wailing Ungkap Ada Kesamaan dengan Perempuan Tanah Jahanam

Produser CJ Entertainment, Justin Kim menyebutkan bahwa ada kesamaan antara film The Wailing dengan Perempuan Tanah Jahanam. Seperti yang diketahui bahwa The Wailing menjadi salah satu film horor paling populer yang berasal dari Korea Selatan. 

Ada Kesamaan Antara The Wailing dan Perempuan Tanah Jahanam

Menurut dirinya memang film Perempuan Tanah Jahanam yang digarap oleh Joko Anwar itu mirip seperti The Wailing yang bakal selalu memberikan pandangan atau pun hal-hal baru apabila ditonton lebih dari sekali. 

“Soal hal itu, Perempuan Tanah Jahanam merupakan The Wailing yang lain. Ini adalah film yang ingin kalian tonton lagi dan lagi,” ungkap Justin dilansir dari CNN Indonesia beberapa waktu lalu. 

Dalam proses penggarapan film Perempuan Tanah Jahanam, sang sutradara, Joko Anwar, yang sekaligus menjadi penulisnya turut menggandengan Ivanhoe Pictures yang juga memproduksi The Wailing. 

Perempuan Tanah Jahanam ini pasalnya bercerita tentang keinginan Maya yang diperankan oleh Tara Basro untuk mengungkap misteri keluarganya. Maya pasalnya mengalami permasalahan yang cukup banyak dalam hal pekerjaannya. Dan ia bersama dengan Dini (Marissa Anita) akhirnya bersama-sama. 

Masalah itu membuat Maya ingin beristirahat sejenak dari kepenatan dan aktifitasnya dengan mengunjungi tanah leluhurnya. Namun sampai di suatu malam, Maya menemukan sebuah kenyataan yang pahit tentang masa lalunya dan keluarganya. Akhirnya ia harus berjuang menyelamatkan hidupnya. 

Lalu bagaimana dengan The Wailing? Untuk film The Wailing sendiri, film ini bercerita tentang maraknya kasus pembantaian keluarga yang dilakukan oleh keluarga yang lainnya. 

Awalnya semua dari dugaan karena mengonsumsi jamur, masyarakat kemudian mulai mencurigai kehadiran seorang lelaki tua yang berasal dari Jepang yang jadi warga baru di desa itu. 

The Wailing pasalnya memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi sejak dirilis pada tahun 2016. penghargaan itu mulai dari sutradara terbaik, aktris pendatang baru terbaik, film terbaik dan juga pemain pendukung terbaik versi Korean Association of Film Critics Awards ke-36. 

Walaupun mengangkat cerita yang berbeda, menurut Justin, banyak sekali pesan tersembunyi yang mana diselipkan dalam film Perempuan Tanah Jahanam. Dan pesan-pesan itu pasalnya hanya bisa diketahui saat menontonnya berkali-kali. 

“Banyak pesan dan juga elemen-elemen yang tersembunyi dalam film. Sehingga saat ditonton lagi, anda akan menemukan sesuatu yang baru,” kata Justin lagi. 

Seperti yang diketahui bahwa Perempuan Tanah Jahanam adalah film horror kedua garapan Joko Anwar. Setelah sukses dengan Pengabdi Setan dan juga Gundala, film yang dirilis tanggal 17 Oktober 2019 lalu berhasil mengumpulkan 117 ribu penonton. Jumlah ini pasalnya melampaui angka pendahulunya. Pengabdi Setan, yang dirilis 2 tahun lalu, hanya berhasil menggaet sebanyak 91 ribu penonton saja di hari perdana pemutarannya. 

Film yang lagi-lagi dibintangi oleh Tara Basro Christine Hakim, Ario Bay, Asmara Abigail, dan juga Marissa Anita ini bisa anda saksikan di seluruh jaringan bioskop kesayangan anda. 

Banyak yang memberikan repons dan juga kritik yang positif untuk film ini. Bahkan sang produser berencana membawa film garapan Joko Anwar ini ke festival film internasional. “Kami telah memikirkan hal tersebut, festival mana yang paling pas bagi Perempuan Tanah Jahanam untuk premier internasional. Tapi setelah rilis di Indonesia,” tukasnya dikutip dari CNN Indonesia ketika press screening film Perempuan Tanah Jahanam bulan lalu. Apakah anda sudah menonton Perempuan Tanah Jahanam?

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*